02.36.00
2
Dalam tuntunan syekhuna lebih banyak ditekankan untuk berjama'ah, baik itu berupa sholat fardhu, sholat sunnah, maupun dalam berdzikir atau wirid. Hal ini memiliki banyak keutamaan yaitu
1. Dilindungi dan dicintai Allah
(فصل) إِعْلَمْ أَنَّهُ كَمَا يُسْتَحَبُّ الذِّكْرُ يُسْتَحَبُّ الْجُلُوْسُ فِى حِلَقِ أَهْلِهِ وَقَدْ تَظَاهَرَتْ الأَدِلَّةُ عَلَى ذَلِكَ الخ. وَيَكْفِى فِى ذَلِكَ حَدِيْثُ ابْنِ عُمَرَ رَضِىَ الله عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله ص م. : إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا _ قَالُوْا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ يَارَسُوْلَ الله _ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ فَإِذَا أَتَوْا عَلَيْهِمْ حُفُّوْابِهِمْ
"(Fasal) Ketahuilah bahwa sebagaimana disunnahkannya berdzikir, disunnahkan pula duduk dalam kelompok ahli dzikir, banyak dalil yang saling menguatkan tentang pernyataan tersebut. Dan cukup sebagai dalil dari pernyataan tersebut sebuah hadits dari Ibnu Umar ra. Ia berkata; Rasulullah saw. bersabda; Apabila kalian melewati taman surga maka bersenang-senanglah, para sahabat bertanya; apakah itu taman surga ya rasulullah? Beliau menjawab: kelompok dzikir apabila kalian mendatangi mereka, maka bergabunglah dengan mereka."
وَفِى رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ الله عَنْهُ عَنِ النَّبِي ص م. قَالَ إِنَّ ِللهِ مَلاَئِكَةً سَيَّارَةً فُضَلاَءَ يَتَّبِعُوْنَ مَجَالِسَ الذِّكْرِ فَإِذَا وَجَدُوْا مَجْلِسًا فِيْهِ ذِكْرٌ قَعَدُوْا مَعَهُمْ وَحَفَّ بَعْضُهُمْ بَعْضًا بِأَجْنِحَتِهِمْ حَتَّى يَمْلَؤُا مَا بَيْنَهُمْ وَبَيْنَ السَّمَاءِ الدُّنْيَا فَإِذَا تَفَرَّقُوْا عَرَجُوْا وَصَعِدُوْا إِلَى السَّمَاءِ فَيَسْـأَلُهُمُ الله عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ أَعْلَمُ مِنْ أَيْنَ جِئْتُمْ فَيَقُوْلُوْنَ جِئْنَا مِنْ عِنْدِ عِبَادٍلَكَ فِى اْلأَرْضِ يُسَبِّحُوْنَكَ وَيُكَبِّرُوْنَكَ وَيُهَلِّلُوْنَكَ وَيُحَمِّدُوْنَكَ وَيَسْأَلُونَكَ: قَالَ وَمَاذَا يَسْأَلُوْنِى قَالَ يَسْأَلُوْنَكَ جَنَّتَكَ قَالَ وَهَلْ رَأَوْا جَنَّتِى قَالُوْا لاَ أَىْ رَبِّ قَالَ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْا جَنَّتِى قَالُوا وَيَسْتَجِيْرُوْنَكَ قَالَ وَمِمَّ يَسْتَجِيْرُوْنِى قَالُوا مِنْ نَارِكَ يَارَبِّ قَالَ وَهَلْ رَأَوْا نَارِى قَالُوا لاَ قَالَ فَكَيْفَ لَوْ رَأَوْا نَارِى قَالُوا وَيَسْتَغْفِرُوْنَكَ فَيَقُوْلُ قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ فَأَعْطَيْتُهُمْ مَا سَأَلُوْا وَأَجَرْتُهُمْ مِمَّا اسْتَجَارُوْا قَالَ يَقُوْلُوْنَ رَبِّ فِيْهِمْ فُلاَنٌ عَبْدٌ خَطَّاءٌ إِنَّمَا مَرَّ فَجَلَسَ مَعَهُمْ فَيَقُوْلُ وَلَهُ غَفَرْتُ هُمُ الْقَوْمُ لاَ يَشْقَى بِهِمْ جَلِيْسُهُمْ
"Sesungguhnya Allah swt. mempunyai kelompok malaikat yang ditugaskan untuk mencari lingkaran dzikir, apabila mereka menjumpai lingkaran dzikir maka mereka duduk bersama orang-orang yang berdzikir dan membuka sayap-sayap mereka sehingga memenuhi majelis dzikir sampai kelangit. Apabila mereka selesai berdzikir maka para malaikat kembali kelangit, kemudian Allah swt. berfirman kepada malaikat (sesungguhnya Allah Maha Mengetahui): Hai malaikat-malaikatku, kalian darimana? Malaikat menjawab; kami datang dari hambamu dibumi, mereka mensucikan, mengagungkan, mengesakan, dan memuji-Mu, mereka memohon kepada-Mu. Allah berfirman; Apakah yang mereka pinta? Para malaikat menjawab; mereka memohon surga-Mu, Allah berfirman; apakah mereka sudah mengetahui surgaku? Para malaikat menjawab; belum, wahai tuhan kami, Allah berfirman; bagaimana jika mereka melihat surgaku? Malaikat menjawab; dan mereka memohon perlindungan-Mu, Allah berfirman; dari apakah mereka memohon perlindunganku? Para malaikat menjawab; dari neraka-Mu wahai Tuhan. Allah berfirman; apakah mereka sudah mengetahui nerakaku? Para malaikat menjawab; belum. Allah berfirman; bagaimana jika mereka melihat nerakaku? Para malaikat menjawab; mereka memohon ampun kepada-Mu. Allah berfirman; Aku telah mengampuni mereka dan Aku akan mengabulkan permohonannya dan Aku selamatkan mereka dari apa-apa yang mereka harapkan perlindunganku. Para malaikat menjawab; ya Tuhan-Ku, disana terdapat si fulan seorang hamba yang banyak dosanya, dan sesungguhnya ia datang hanya untuk duduk bersama mereka. Maka Allah berfirman; baginya ampunanku, mereka adalah kaum yang tidak akan rugi bagi orang yang mengikutinya."
2. Mendapatkan rahmat dan kesenangan
وروينا فى صحيح مسلم أيضا عن أبى سعيد الخدرى وأبى هريرة رضي الله عنهما أنهما شهدا على رسول الله ص م. أنه قال لاَيَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُوْنَ اللهَ تَعَالَى إِلاَّحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِيْنَةُ وَذَكَرَهُمُ اللهُ تَعَالَى فِيْمَنْ عِنْدَهُ (الأذكار النواوى ص 6)
"Dan diriwayatkan dalam shahih Muslim dari Abi Sa'id Al-Hudri dan Abi Hurairah ra. Sesungguhnya mereka menyaksikan Rasulullah saw. bersabda; Tidak duduk suatu kaum yang berdzikir kepada Allah kecuali para malaikat mengelilingi mereka dan mereka dipenuhi dengan rahmat, dan turun kepada mereka ketenangan, dan Allah menyebut-nyebut (membangga-banggakan) mereka didepan orang-orang yang berada disisi Allah".
3. Dikabul doanya
(وفى رواية) البخارى ومسلم والترمذى والنسائى قال رسول الله صلى الله عليه وسلم الدُّعَاءُ مُسْتَجَابٌ عِنْدَ اجْتِمَاعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَفِى رِوَايَةٍ الدُّعَاءُ مُسْتَجَابٌ فِى مَجَالِسِ الذِّكْرِ وَعِنْدَ خَتْمِ الْقُرْآنِ
"Dan diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, Tirmidzi dan Nasa'i. Rasulullah bersabda; Doa akan mudah terkabul ketika (diajukan) disaat berkumplnya kaum muslim. Dan dalam sebuah Riwayat; Doa akan mudah terkabul (ketika disampaikan) didalam majelis dzikir."




4. Mendapatkan Keutamaan
عَنْ أَبِى ذَرٍّ رَضِيَ الله عَنْهُ إِنَّ حُضُوْرَ مَجْلِسِ ذِكْرٍ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ أَلْفِ رَكَعَةٍ وَشُهُوْدِ أَلْفِ جَنَازَةٍ وَعِيَادَةِ أَلْفِ مَرِيْضٍ
"Dari Abi Dzar ra. Berkata; sesungguhnya menghadiri majelis dzikir itu lebih utama daripada shalat seribu rakaat, melayat seribu jenazah, dan menjenguk seribu orang sakit."

2 komentar:

Terimakasih telah mengunjungi blog ini, saran dan kritik yang membangun, masih kami tunggu ... :) :)

daleev khan. Diberdayakan oleh Blogger.